Memvalidasi EditText pada Delphi

Memvalidasi EditText pada Delphi

12:27 PM 0
Assalammu'alaikum.Wr.Wb. Saya datang lagi untuk membagi-bagikan ilmu (tutorial) Delphi kepada anda semua, wkwkwk...
Pada kali ini saya membagikan tutorial tentang Memvalidasi EditText pada Delphi, oke lanjut saja ke contoh program.
Program berikut menunjukkan cara agar EditBox hanya bisa diisi dengan bilangan heksadesimal, yakini (0..9) , (A..F) , atau (a..f).


Procedure TFrom1.Edit1KeyPress (sender: TObject; Var Key: Char);
begin
if not(((Key>#48) and (key<=#57)) 0r ((key>=#65) and (key<=#70)) or (key>=#97) and (key<=#102)) or (key=#8)) then key:= #0;
end;
Penggunaan Switch Case pada Java

Penggunaan Switch Case pada Java

11:52 AM 0
setelah mengeshare Mengimport Joption Pada Java (IF) selanjutnya saya membagikan tugas dengan perulangan Switch Case pada Java. Tanpa basa-basi lanjut saja ke materi.

pertama silahkan Import JOptionPane - Case merupakan salah satu bentuk perulangan pada Pemrograman Berorientasi Objek (Java) yang fungsinya sama seperti perulangan IF.
Case sendiri memiliki sintak seperti berikut
Switch (perulangan)
Case <<perintah>>; // bisa bernilai integer dan string
{
             tampil_perintah;
}

untuk lebih jelasnya silahkan download contoh programnya Download
Mengimport JOptionPane pada Java (IF)

Mengimport JOptionPane pada Java (IF)

11:35 AM 0
setelah mengutak atik script atau perintah java akhirnya saya dapat menyelesaikan tugas dari Pak Aziz, pada bab ini saya membahas tentang cara Import JOptionPane pada Java dan penggunaan perulangan IF.
okelah ayaow kita mulai saja.


pertama tentunya anda membuka aplikasi JCreator untuk Java.
 import JOptionPane-nya dan ketikkan script di bawah ini :

 import javax.swing.JOptionPane;
public class tugas {
   
    public static void main(String[] args) {
      
        String text,nilai,nim,nama,kelas,garis;
        int konstanta;
      
        nim="isikan nim temen-temen";
        nama="nama temen-temen ";
        kelas="TI S1 - Malam";
        garis="==================================================";
      
        konstanta=Integer.parseInt(JOptionPane.showInputDialog("Applikasi Pengkodean Nilai\n Masukkan Nilai Anda (10 - 100):"));
        if (konstanta<50){
            text = "NIlai              Konversi              Huruf              Keterangan";
            nilai=" "+konstanta +"                         0"+"                       E"+"                  Tidak Lulus";
            JOptionPane.showMessageDialog(null,garis+ "\nNIM :" + nim  +"\nNama :" + nama + "\nKelas :"+ kelas +
                 "\n\n                       HASIL KONVERSI NILAI ANDA\n" +garis +"\n"+text +"\n"+ nilai);
        }      
            else if (konstanta >=50 && konstanta<=54){
            text = "NIlai              Konversi              Huruf              Keterangan";
            nilai=" "+konstanta +"                         1"+"                       D"+"                 Tidak Lulus";
            JOptionPane.showMessageDialog(null,garis+ "\nNIM :" + nim  +"\nNama :" + nama + "\nKelas :"+ kelas +
                "\n\n                       HASIL KONVERSI NILAI ANDA\n" +garis +"\n"+text +"\n"+ nilai);
            }
            else if(konstanta >=55 && konstanta<=59){
                text = "NIlai              Konversi              Huruf              Keterangan";
            nilai=" "+konstanta +"                     1,5"+"                       D+"+"                 Tidak Lulus";
            JOptionPane.showMessageDialog(null,garis+ "\nNIM :" + nim  +"\nNama :" + nama + "\nKelas :"+ kelas +
                "\n\n                       HASIL KONVERSI NILAI ANDA\n" +garis +"\n"+text +"\n"+ nilai);
            }
            else if(konstanta >=60 && konstanta<=69){
                text = "NIlai              Konversi              Huruf              Keterangan";
            nilai=" "+konstanta +"                         2"+"                       C+"+"                    Lulus";
            JOptionPane.showMessageDialog(null,garis+ "\nNIM :" + nim  +"\nNama :" + nama + "\nKelas :"+ kelas +
                "\n\n                       HASIL KONVERSI NILAI ANDA\n" +garis +"\n"+text +"\n"+ nilai);
            }
            else if(konstanta >=70 && konstanta<=74){
                text = "NIlai              Konversi              Huruf              Keterangan";
            nilai=" "+konstanta +"                         2,5"+"                       C"+"                       Lulus";
            JOptionPane.showMessageDialog(null,garis+ "\nNIM :" + nim  +"\nNama :" + nama + "\nKelas :"+ kelas +
                "\n\n                       HASIL KONVERSI NILAI ANDA\n" +garis +"\n"+text +"\n"+ nilai);
            }
            else if(konstanta >=75 && konstanta<=79){
                text = "NIlai              Konversi              Huruf              Keterangan";
            nilai=" "+konstanta +"                         3"+"                       B"+"                 Tidak Lulus";
            JOptionPane.showMessageDialog(null,garis+ "\nNIM :" + nim  +"\nNama :" + nama + "\nKelas :"+ kelas +
                "\n\n                       HASIL KONVERSI NILAI ANDA\n" +garis +"\n"+text +"\n"+ nilai);
            }
            else if(konstanta >=80 && konstanta<=84){
                text = "NIlai              Konversi              Huruf              Keterangan";
            nilai=" "+konstanta +"                         3,5"+"                       B+"+"                      Lulus";
            JOptionPane.showMessageDialog(null,garis+ "\nNIM :" + nim  +"\nNama :" + nama + "\nKelas :"+ kelas +
                "\n\n                       HASIL KONVERSI NILAI ANDA\n" +garis +"\n"+text +"\n"+ nilai);
            }
            else{
            text = "NIlai              Konversi              Huruf              Keterangan";
            nilai=" "+konstanta +"                         4"+"                       A"+"                      Lulus";
            JOptionPane.showMessageDialog(null,garis+ "\nNIM :" + nim  +"\nNama :" + nama + "\nKelas :"+ kelas +
                "\n\n                       HASIL KONVERSI NILAI ANDA\n" +garis +"\n"+text +"\n"+ nilai);
            }
   
      
   
    }
}

untuk lebih jelasnya, teman-teman bisa download Contoh Programnya Download
Konsep Dasar Java

Konsep Dasar Java

9:06 AM 0
Konsep Dasar Pada Pemrograman Java  Applikasi Selamat Datang pada Java memiliki 4 komponen, yaitu :
  • definisi paket (package)
  • komentar
  • definisi kelas (class)
  • metode main

package selamat datang;
 
public class SelamatDatang {
 
 /**
  * @param args
  */
 public static void main(String[] args) {
  // TODO Auto-generated method stub
  System.out.println("Selamat Datang!");
 }
 
}
Mari kita bahas satu per satu.
Definisi paket (package)
package selamatdatang;
Package dalam Java merupakan kumpulan dari berbagai kode yang terangkum dalam satu paket. Untuk memudahkan penulisan dan pembagian logika suatu program, satu paket terbagi menjadi beberapa berkas (file) di mana setiap file memiliki fungsi atau tugas yang sangat khusus, misalnya satu file berfungsi untuk mendeklarasikan konstanta dan kelas, sementara file yang lain berisi implementasi kelas dan prosedurnya.
Pada contoh aplikasi SelamatDatang di atas, paket ini hanya berisi satu buah file yang isinya terdiri dari satu kelas dan satu metode.
Definisi paket tidak selalu diperlukan, tetapi hal ini merupakan kebiasaan baik untuk melatih kita berfikir secara logis dan sistematis.
Komentar

/**
  * @param args
  */
  // TODO Auto-generated method stub
Komentar tidak akan diproses oleh kompiler tetapi berguna bagi programmer lain. Bahasa Java memiliki 3 jenis komentar :
  • /* text */ — Compiler akan mengabaikan kata kata antara /* dan */
  • /** documentation */ — Ini merupakan komentar yang dipergunakan khusus untuk dokumentasi. Kompiler akan mengabaikan komentar dari /* hingga */. Alat bantu javadoc akan memproses komentar dokumentasi untuk membuat dokumentasi secara otomatis dari sumber program.
  • // text — Kompiler akan mengabaikan segala sesuatu dari // hingga akhir baris
Definisi Kelas
public class SelamatDatang {
    ...
}
Kelas merupakan bagian integral dari bahasa Java karena Java merupakan bahasa berorientasi objek. Setiap aplikasi harus terdiri dari satu kelas. Di sini kita definisikan kelas SelamatDatang sebagai kelas utama.
Metode main
Dalam bahasa pemrograman Java, setiap aplikasi harus memiliki satu buah metode main yang bentuknya seperti berikut :
public static void main(String[] args) {
  ...
 }
Metode main mirip dengan fungsi main pada bahasa C/C++ di mana fungsi ini merupakan pintu gerbang dimulanya suatu program. Metoda main dapat dipanggil dengan menyertakan variabel, baik hanya satu variabel, banyak variabel atau bahkan tidak ada sama sekali.
Yang terakhir adalah perintah berikut untuk menampilkan Selamat Datang pada komputer Anda.

System.out.println("Selamat Datang!");
Perintah tersebut menggunakan pustaka inti Java, yaitu kelas Sistem.
Kelebihan Bahasa Pemrograman Java

Kelebihan Bahasa Pemrograman Java

8:38 AM 0
Java - Bahasa pemrograman lain yang telah ada sebelum Java lahir sudah merupakan bahasa yang baik dan mudah dipelajasi oleh programmer profesional. Akan tetapi para programmer ini menginginkan sesuatu yang baru yang memiliki banyak hal yang menyelesaikan masalah mereka. Utamanya adalah keamanan kode mereka. Hal ini melahirkan pikiran yang revolusioner untuk menemukan bahasa pemrograman lain yang disebut Java. Tidak hanya keamanan tapi juga beberapa hal yang sering disebut sebagai Java-Buzzwords. Kata-kata ini menjelaskan berbagai fitur tambahan dan beberapa hal yang membuat Java demikian sukses dan diterima oleh dunia perangkat lunak. Berikut ini adalah penjelasan serta keuntungan dari kata-kata tersebut.
Seperti diuraikan sebelumnya, Java lahir dari suatu pemikiran mendalam akan bahasa pemrograman yang ada pada saat itu, seperti C dan C++. Hal ini akan memudahkan programmer profesional untuk dapat mengerti lebih jelas tentang Java, fungsionalitas, dan lain sebagainya apabila ia memiliki pengetahuan dasar tentang C++ dan konsep pemrograman berorientasi objek. Tujuannya agar konsep dasar dari teknologi Java dapat dimengerti dengan mudah, dan programmer dapat segera menghasilkan sesuatu sedini mungkin. Tidak hanya ini, penemu Java memastikan bahwa Java juga bermula dari bahasa pemrograman dasar yang sudah ada pada saat itu. Kemudian mereka membuang berbagai fitur yang rumit dan membingungkan.
Bahasa pemrograman Java didesain sejak awal untuk menjadi bahasa yang berorientasi objek. Setelah kira-kira 30 tahun, akhirnya teknologi objek menjadi kenyataan dan diterima oleh sebagian besar komunitas pemrograman. Konsep berorientasi objek memungkinkan pembuatan software yang kompleks, berbasis network, sehingga dapat disimpulkan bahwa teknologi Java menghasilkan platform pembuatan perangkat lunak yang baik dan efisien serta berorientasi objek.
Keuntungan yang Anda dapat dari Java
  • Mulai dengan cepat: Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek, mudah dipelajari, terutama untuk programmer yang sudah menguasai C atau C++
  • Tulis lebih sedikit program: Jumlah kelas, jumlah metode, dll, menunjukkan bahwa program yang ditulis dalam bahasa pemrograman Java memiliki jumlah 4 kali lipat lebih kecil dari program sama yang ditulis dalam bahasa C++
  • Tulis program lebih baik: Bahasa pemrograman Java menganjurkan praktek membuat program yang baik, dan automatic garbage collection membantu Anda untuk menghindari kebocoran memori. Orientasi objeknya, arsitektur komponen JavaBeans, dan jangkauannya yanga luas, API yang mudah diperluas, memungkinkan Anda menggunakan kode yang ada.
  • Membuat program dengan lebih cepat: Bahasa pemrograman Java lebih mudah dari C++, pemrograman akan menjadi 2 kali lipat lebih cepat, dengan jumlah baris yang jauh lebih sedikit.
  • Menghindari kebergantungan pada platform tertentu: Anda dapat menjalankan program Anda pada banyak platform dengan TIDAK menggunakan library yang ditulis spesifik untuk platform tertentu.
  • Tulis sekali, jalankan di mana saja: Karena aplikasi yang ditulis dalam bahasa Java dikompilasi ke dalam kode byte yang bebas platform, aplikasi yang ditulis dapat jalan secara konsisten pada platform apa saja.
  • Distribusikan software Anda dengan mudah: Dengan Java Web Start, pengguna program Anda akan dapat menggunakan aplikasi Anda dengan mudah. Sistem pengecekan versi otomatis pada saat program dimulai menjamin pengguna Anda selalu menjalankan versi terkini. Apabila versi baru tersedia, Java Web Start akan melakukan instalasi secara otomatis.
Mengenal Sejarah Pemrograman Java

Mengenal Sejarah Pemrograman Java

8:34 AM 0
untuk kali ini indonesiawebshare.blogspot.com akan memperkenalkan Sejarah Pemrograman Java.Okey mari kita langsung ke TKP

Sejarah Java
Java dipelopori oleh James Gosling, Patrick Naughton, Chris Warth, Ed Frank, dan Mike Sheridan dari Sun Microsystems, Inc pada tahun 1991. Mereka membutuhkan kurang lebih 18 bulan untuk membuat versi pertamanya. Bahasa ini pada awalnya disebut “Oak” tapi kemudian diubah menjadi “Java” pada tahun 1995 karena nama Oak telah dijadikan hak cipta dan digunakan sebagai bahasa pemrograman lainnya. Antara pembuatan Oak pada musim gugur 1992 hingga diumumkan ke publik pada musim semi 1995, banyak orang yang terlibat dalam desain dan evolusi bahasa ini. Bill Joy, Arthur van Hoff, Jonathan Payne, Frank Yellin, dan Tim Lindholm merupakan kontributor kunci yang mematangkan prototipe aslinya.
Java Modern
Java telah digunakan dalam banyak hal dan telah membuktikan keberadaannya pada abad ke 21. Saat ini, Java digunakan bermacam jenis aplikasi seperti aplikasi embedded, aplikasi keuangan, desktop, simulasi pesawat, pemrosesan citra, game, aplikasi perusahaan terdistribusi yang disebut J2EE dan masih banyak lagi.
Java Virtual Machine (JVM)
Java Virtual Machine merupakan aplikasi sederhana yang ditulis dalam bahasa C untuk mengeksi program yang ditulis dalam bahasa Java. Pada saat kompilasi (perubahan dari bahasa tingkat tinggi ke bahasa lebih rendah), program tersebut diubah menjadi KODE BYTE. Kemudian pada saat eksekusi, JVM membaca kode byte tersebu dan mengubahnya menjadi bahasa mesin yang dimengerti oleh sistem operasi tempat program tersebut dijalankan.
Karena JVM sangat bergantung pada platformnya (bahasa mesin merupakan bahasa level rendah yang hanya dimengerti oleh suatu mesin tertentu, misalnya Intel, tapi tidak dapat dimengerti oleh mesin lain, seperti Macintosh), byte code ini dapat dibuat untuk terbebas dari kungkungan platform tertentu. Code byte yang dihasilkan dalam proses kompilasi bahasa Java akan selalu sama untuk setiap sistem operasi atau jenis mesinnya, tetapi JVM akan mengubah kode byte tersebut menjadi bahasa mesin tujuannya.
Just In Time Compiler (JIT)
Meskipun Java didesain untuk diinterpretasi, secara teknis tidak ada yang menghalangi Java untuk dikompilasi menjadi bahasa mesin seperti bahasa-bahasa pemrograman lainnya. Sun menyediakan kompiler Just In Time Compiler (JIT) untuk mengkompilasi kode byte itu menjadi bahasa mesinnya pada saat yang bersamaan dengan eksekusinya. Walaupun demikian, pendekatan JIT ini menghasilkan kemampuan yang lebih dibandingkan dengan interpretasi biasa.