Showing posts with label Web Programing. Show all posts
Showing posts with label Web Programing. Show all posts

Pengertian MySQL dan Kegunaannya

10:14 AM 0

MySQL adalah bahasa standar untuk mengakses dan memanipulasi Database.

Apa itu MySQL?
SQL merupakan singkatan dari Structured Query Language atau bahasa standar untuk memilah-milah dan memanipulasi database.

Apa yang dapat dilakukan oleh SQL?

  • SQL dapat mengeksekusi data yang ada didalam Database
  • SQL dapat menambah catatan didalam database
  • SQL dapat memperbaharui catatan didalam database
  • SQL dapat menyisipkan catatan didalam database
  • SQL dapat menghapus catatan didalam database
  • SQL dapat membuat database baru
  • SQL dapat membuat tabel baru
  • SQL dapat menyimpan prosedur yang ada didalam database
  • SQL dapat mengatur hak akses yang terdapat pada tabel, prosedur, dan views (pandangan)


MySQL juga memoliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah :

1. Portability
MySQL dapat berjalan stabil diberbagai sistem operasi seperti : Windows, FreeBSD, Solaris, Apell dan lain-lain

2. Open Source
MySQL didistribusikan secara open source (gratis) dibawah licensi GPL sehignga dapat digunakan cuma-cuma

3. Multi User
MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah ataukonflik.

4. Performance Tuning
MySQL memiliki kecepatan yang menajubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu

5. Coulum Types
MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti integer, double, char, text dan lain-lain

6. Command and Function
MySQL meiliki operator dan fungsi secara penuh yang didukung perintah select dan where dalam query

7. Security
MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password terenskripsi

8. Scability and Limits
MySQL mampu menangani database dalam skala besar, dengan jumlah record lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya

9. Connectivity
MySQL dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protocol TCP/IP, Unix socket (UNIX) atau Named Pipis (NT)

10. Localisation
MysQL dapat mendetaksi pesa kesalahan pada client dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meskipun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk didalamnya.

11. Interface
MySQL memiliki tampilan (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface)

12. Client and Tools
MySQL dilengkapi dengan berbagai tools yang dapat digunakan untuk administrasi database dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk onlinenya.

13. Struktur Tabel
MySQL memiliki struktur tabel yang fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan dengan database lainnya semacam ProgresSQL ataupun Oracle.

Kelemahan MySQL dari dulu sampai dengan sekarang adalah featur-creep artinya MySQL berusaha kompatible dengan beberapa standar dan berusaha memenuhinya namun jika diungkapkan kenyataannya bahwa fitur-fitur tersebut belum lengkap dan belum berperilaku sesuai standar. Contoh fitur SUB-SELECT (nesting SELECT dalam SELECT) yang tidak optimal dan sering salah parsing quey SQL dan jalan keluarnya dengan memecah menjadi beberapa query.

Sumber : www.etunas.com/web/pengertian-mysql.htm

Baca juga artikel :
Merubah format rupiah 
Dasar tata warna dalam seni rupa

Penganalan AJAX

Penganalan AJAX

7:29 AM 0
http://media-kreatif.com/images/image/2012-10-22-16-00-31_o.jpgApa yang harus anda ketahui sebelum anda memulai belajar PHP AJAX anda harus sudah mempunyai pengetahuan dasar mengenai :

  1. HTML
  2. Javascript
  3. PHP
Silahkan membaca buku atau dari internet untuk mempelajari HTML, Javascript dan PHP Apakah AJAX.
AJAX adalah singkatan dari Asynchronous JavaScript and XML. AJAX, terdiri dari HTML, Javascript, DHTML dan DOM yang kemudian digabungkan dengan bahasa pemograman web di sisi server seperti PHP dan ASP, sehingga membentuk suatu aplikasi berbasis web yang interaktif.
AJAX bukanlah bahasa pemograman baru, tetapi adalah teknik baru untuk membuat aplikasi web
lebih baik, lebih cepat dan lebih interaktif.
Dengan AJAX, Javascript dapat langsung berkomunikasi dengan server dengan menggunakan objek
XMLHttpRequest. Dengan objek ini, javascript dapat melakukan transaksi data denga server web, tanpa harus me-reloading halaman web tersebut secara keseluruhan. Berikut adalah teknologi yang termasuk dalam aplikasi AJAX :
  • HTML yang digunakan untuk membuat Web forms dan mengindentifikasikan filed-field yang akan anda gunakan dalam aplikasi.
  • JavaScript adalah kode inti untuk menjalankanaplikasi Ajax dan untuk membantu memfasilitasi komunikasi dengan aplikasi .
  • DHTML, atau Dynamic HTML, membantu anda untuk membuat form atau web anda dinamis. Anda akan menggunakan <div>, <span> dan elemen HTML dinamis lainya.
  • DOM, Document Object Model, akan digunakan (melalui kode JavaScript) untuk bekerja dengan kedua struktur dari HTML dan XML anda yang dalam beberapa kasus berasal dari server.
silahkan klik Downlaod untuk mendowload tutorial secara lengkap, mengenai pengenalan AJAX.

Referensi : http://blog.codingwear.com/baca.php?no=27
Merubah format number menjari rupiah

Merubah format number menjari rupiah

12:17 PM 0
Setelah hampir 3 bulan vakum mempelajari WEB terutama pemrograman PHP (PHP / Hypertext Preposesor) selanjutnay saya semangat lagi mempelajarinya karena ada tugas dari mata kuliah Pemrograman Internet II dari kampus. :)
setelah browsing-browsing mencari materi yang saya cari akhirnya ketemu juga. pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang bagaimana mengkonfersi bilangan bisasa menjadi rupiah.
Ternyata PHP mempunyai sintak untuk mengkonfersi number (angka) menjadi bilangan rupiah atau mata uang lainnnya.
adapun sintak dasarnya yaitu :
number_format($angka,jml_desimal,pemisah_desimal,pemisah_angka);
untuk lebih jelasnya silahkan simak simulasi berikut ini :
saya mempunyai uang 120000 dan 500000
kemudian saya ingin menjumlahkan dengan syarat format rupiah.
maka sintaknya yaitu

<?php
$uang1=120000;  // variabel uang1
$uang2=500000;  // variabel uang 2
$jumlah=$uang1+$uang2;   // variabael jumlah (uang1 + uang2)

$rupiah_uang1=number_format($uang1,2,",",".");  //merubah $uang1 menjadi format rupiah
$rupiah_uang2=number_format($uang2,2,",",".");
$rupiah_jumlah=number_format($jumlah,2,",",".");

echo "Hasil dari Rp. $rupiah_uang1 + Rp. $rupiah_uang2 adalah Rp. $rupiah_jumlah";

?>
demikian materi yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.
Belajar Dasar PHP

Belajar Dasar PHP

12:04 PM 0
Design PHP
################################
PHP (Personal Home Page / Hypertext Processor)
################################
adalah bahasa yang digunakan pada serverside dan akan berubah menjadi HTML pada clientside
Sintak awal dimulanya bahasa php adalah <?php atau bisa memakai <? saja
dan seperti HTML php juga harus ditutup dengan ?>

=====================
Setiap script pada PHP harus ditutup dengan tanda titik koma ";"
contoh
<?php
echo "belajar PHP";
?>
atau yang lainnya seperti
<?
$tanggal=date("Y-m-d");
print "sekarang tanggal $tanggal";
?>
======================
dan ingat satu hal lagi yaitu dalam PHP script-script kemungkinan besar
dapat bertabrakan dengan tanda petik ganda ", atau petik tunggal ', atau kurung kurawal {}
demikian pengenalan PHP
################################
SINTAK [VARIABLE]
################################
apa itu variable ?
variable klo kata saya bisa disebut alias, atau nama panggilan dan disimbolkan dengan tanda dollar / $
================================================
contoh sintak :
<?php
$a="nama";
$b="kelas";
$c="umur";
echo "$a $b $c";
?>
akan keluar dibrowser :
nama kelas umur
note : $a adalah alias dari nama, $b adalah alias dari kelas, $c adalah alias dari umur.
contoh lain
<?
$a=2;
$b=3;
$c=$a+$b;
echo "$c";
?>
dibrowser akan tampil angka 5, karna alias dari $c adalah alias $a ditambah $b sedangkan $a adalah 2 dan alias $b adalah 3, maka 2 ditambah 3 adalah 5.
===================
penulisan variable yang benar :
$test >>> benar
$tet123 >>> benar
$_test >>> benar
$test-123 >>> salah
$123test >>> salah
################################
SINTAK [ARRAY]
################################
array mirip n bisa disebut variable...
=============================
<?php
$binatang[0]="kucing";
$binatang[1]="anjing";
$binatang[2]="bebek";
$binatang[3]="kodok";
$binatang[4]="angsa";
$binatang[5]="paus";
$binatang[6]="serigala";
$binatang[7]="sapi";
echo "$binatang[2] <br>";
?>
akan tampil pada browser :
bebek, karna array $binatan[2] adalah bebek.
=============================
<?
$lokasi=("jakarta", "bandung", "semarang", "surabaya", "bali");
echo "$lokasi[1]";
?>
Akan tampil dibrowser bandung... kenapa ?
karna pada defaultnya array berawal dari 0. Jadi kalau diperinci akan seperti ini scriptnya
$lokasi[0]="jakarta";
$lokasi[1]="bandung";
$lokasi[2]="semarang";
$lokasi[3]="surabaya";
$lokasi[4]="bali";
################################
STATEMENT [SWITCH]
################################
Switch digunakan untuk membandingkan syarat dengan berbagai nilai
=============================
<?php
$peringkat = 1;
switch ($peringkat) {
case 1 :
echo "Nilai kamu bagus sekali";
break;
case 2 :
echo "Nilai kamu bagus";
break;
case 3 :
echo "Nilai kamu cukup bagus";
break;
}
?>
################################
STATEMENT [IF, ELSEIF, ELSE]
################################
if, elseif, else digunakan untuk pengecualian dalam sebuah kondisi tertentu
=============================
<?php
$a=1;
$b=2;
$c=$a+$b;
if ($c==3){
echo "anda benar";
}else{
echo "anda salah";
}
?>
akan tampil pada browser :
anda benar
karna yang ditampilkan bila $c adalah bernilai 3 yaitu apakah hasil dari $a + $b (1+2)
==============================
contoh lainnya:
<?php
$a=3;
if ($a<5){
echo "$a kurang dari 5";
}
elseif ($a>5){
echo "$a lebih dari 5";
}else{
echo "error";
}
?>
yang akan tampil pada browser adalah :
3 kurang dari 5
karna $a adalah tiga dan 3 itu kurang dari 5
################################
STATEMENT [FOR LOOPING]
################################
apa itu for ?
for looping adalah sebuah statement php untuk melakukan proses pengulangan sampai syarat nya habis
================================================
contoh statement :
<?php
for ($i=0; $i<7; $i++){
echo "$i";
}
?>
akan keluar dibrowser :
0123456
note : $i adalah angka 0, syarat $i kurang dari 7, $i terus diulang-ulang...
jadi karna $i adalah 0 dan syaratnya kurang dari 7 maka ia akan mengulang sampai syaratnya habis yaitu sampai
angka 6 karna 6 adalah nilai terakhir yang kurang dari angka 7.
################################
STATEMENT [WHILE LOOPING]
################################
apa itu while ?
while looping adalah sebuah statement php yang akan mengeksekusi perintah secara
berulang-ulang hingga kondisi pada while tidak terpenuhi, seperti for looping
================================================
contoh statement :
<?php
$i= 0;
while ($i <= 10) {
echo "nilai i adalah $i </br>";
$i++;
}
?>
akan keluar dibrowser :
nilai i adalah 0
nilai i adalah 1
nilai i adalah 2
nilai i adalah 3
nilai i adalah 4
nilai i adalah 5
nilai i adalah 6
nilai i adalah 7
nilai i adalah 8
nilai i adalah 9
nilai i adalah 10
note : $i adalah angka 0, kondisi $i kurang atau sama denagan 10, $i terus diulang-ulang hingga menjadikan dirinya bernilai yang kurang dari 10 ataupun
dirinya bernilai 10...
################################
SINTAK [DATE AND TIME]
################################
* a - "am" or "pm"
* A - "AM" or "PM"
* B - Swatch Internet time
* d - day of the month, 2 digits with leading zeros; i.e. "01" to "31"
* D - day of the week, textual, 3 letters; i.e. "Fri"
* F - month, textual, long; i.e. "January"
* g - hour, 12-hour format without leading zeros; i.e. "1" to "12"
* G - hour, 24-hour format without leading zeros; i.e. "0" to "23"
* h - hour, 12-hour format; i.e. "01" to "12"
* H - hour, 24-hour format; i.e. "00" to "23"
* i - minutes; i.e. "00" to "59"
* I (capital i) - "1" if Daylight Savings Time, "0" otherwise.
* j - day of the month without leading zeros; i.e. "1" to "31"
* l (lowercase 'L') - day of the week, textual, long; i.e. "Friday"L - boolean for whether it is a leap year; i.e. "0" or "1"
* m - month; i.e. "01" to "12"
* M - month, textual, 3 letters; i.e. "Jan"
* n - month without leading zeros; i.e. "1" to "12"
* s - seconds; i.e. "00" to "59"
* S - English ordinal suffix, textual, 2 characters; i.e. "th", "nd"
* t - number of days in the given month; i.e. "28" to "31"
* T - Timezone setting of this machine; i.e. "MDT"
* U - seconds since the epoch
* w - day of the week, numeric, i.e. "0" (Sunday) to "6" (Saturday)
* Y - year, 4 digits; i.e. "1999"
* y - year, 2 digits; i.e. "99"
* z - day of the year; i.e. "0" to "365"
* Z - timezone offset in seconds (i.e. "-43200" to "43200")
<?php
$waktu=date("Y-m-d");
echo "$waktu";
?>
menghasilkan "2001-07-28"
<?php
$waktu=date("l, j F Y");
echo "$waktu";
?>
menghasilkan "Saturday, 28 July 2001"
<?php
$waktu=date("H:i:s");
echo "$waktu";
?>
menghasilkan "20:15:07"
################################
SINTAK [ECHO AND PRINT]
################################
echo & print digunakan untuk menampilkan
=============================
<?php
echo "belajar echo dan ";
print "belajar print";
?>
akan tampil pada browser :
belajar echo dan belajar print
################################
SINTAK [EREG]
################################
ereg digunakan untuk memberikan keterangan adanya suatu kalimat pada string
================================================
<?
$a=ereg ("satu","persatuan");
echo "$a";
?>
akan tampil pada browser adalah : 1
karna kalimat persatuan itu terdapat kata satu. jadi ia membenarkan dan memberikan keterangan true dengan angka
1 bila tidak ada ia akan menyalahkan dengan keterangan false dan memberikan angka 0
################################
SINTAK [HTML ENTITIES]
################################
htmlentities digunakan untuk menghilangkan fungsi html
=====================================
<?php
$satu="<br><center>belajar php</center>";
$dua=htmlentities($satu);
echo "$dua";
?>
akan tampil pada browser :
<br><center>belajar php</center>
################################
SINTAK [INCLUDE]
################################
include digunakan untuk memanggil isi file lain kedalam file tersebut atau file ini
=============================
pada direktori abc terdapat 2 file yaitu pengunjung.html dan index.php
didalam pengunjung.html berisi script html dibawah ini :
<center><h1>SATU</h1></center>
dan difile index.php berisi :
<?php
echo "<center>anda adalah pengunjung ke</center><br>";
include ("pengunjung.html");
?>
akan tampil pada browser :
anda adalah pengunjung ke
SATU
dengan kata lain didalam index.php sama seperti berisi
<center>anda adalah pengunjung ke</center><br>
<center><h1>SATU</h1></center>
################################
SINTAK [MD5 HASH]
################################
md5 digunakan untuk men enscrypsi character menjadi kode-kode tak dikenal
================================================
Sintak : md5(string);
contoh :
<?php
$hasil=md5("admin");
echo "$hasil";
?>
jadinya akan seperi ini : 21232f297a57a5a743894a0e4a801fc3
karna $kalimat/admin telah diganti dengan kode tak dikenal oleh metode md5 hash, biasanya untuk hash password
################################
SINTAK [REQUIRE]
################################
require sama seperti include digunakan untuk memanggil isi file lain kedalam file tersebut atau file ini tapi hanya memanggil satu kali pemanggilan
=============================
sintaknya :
<?
require ("namafile.php");
?>
################################
SINTAK [STRLEN]
################################
strlen digunakan untuk menampilkan jumlah character suatu string
================================================
<?
$a=strlen ("pelajaran");
echo "$a";
?>
akan tampil pada browser adalah : 9
yaitu ada 9 karakter pada kalimat pelajaran = p e l a j a r a n
################################
SINTAK [STRTOLOWER]
################################
strltolower digunakan untuk mengubah character suatu string menjadi huruf kecil
================================================
<?php
$a=strtolower("PELAJARAN");
echo "$a";
?>
akan tampil pada browser adalah : pelajaran
yang tadinya berhuruff besar semua menjadi huruf kecil semua.
################################
SINTAK [STRTOUPPER]
################################
strtoupper digunakan untuk mengubah character menjadi huruf besar
================================================
<?
$a=strtoupper ("pelajaran");
echo "$a";
?>
akan tampil pada browser adalah : PELAJARAN
yang tadinya pelajaran berhuruf kecil semua menjadi huruf besar semua
################################
SINTAK STR_REPLACE
################################
Digunakan untuk mengganti suatu character dari character tertentu
================================================
$str = "anggi jatras mara aaa";
$ganti = str_replace(" ", "_", $str);
echo $ganti;
Maa akan tampl di browser anggi_jatras_mara_aaa
karna spasi " " diganti dengan underscore "_"
################################
SINTAK [SUBSTR]
################################
substr digunakan untuk memakai sebagian karakter dengan pemenggalan
================================================
Sintak : substr(string, int posisi , int posisi);
contoh :
<?php
$hasil=substr("123456789",0,5);
echo "$hasil";
?>
jadinya akan seperi ini : 12345
karna isi $kalimat adalah 123456789 lalu diawali
dari karakter ke 0 hingga karakter yang ke 5
################################
SINTAK [UCFIRST]
################################
ucfirst digunakan untuk mengubah awal dari sebuah kalimat berhuruf besar
================================================
<?
$a=ucfirst ("pelajaran");
echo "$a";
?>
akan tampil pada browser adalah : Pelajaran
yang tadinya pelajaran berhuruf kecil semua sekarang P nya yang ada diawal kalimat menjadi huruf besar
################################
SINTAK [UCWORDS]
################################
ucwords digunakan untuk mengubah awal dari setiap kata berhuruf besar
================================================
<?
$a=ucwords ("pelajaran php sekarang");
echo "$a";
?>
akan tampil pada browser adalah : Pelajaran Php Sekarang
yang tadinya berhuruf kecil semua sekarang setiap kata dari kalimat tersebut depannya berhuruf besar
################################
SINTAK [RAND]
################################
rand digunakan untuk memecahkan konsentrasi, / merandomkan suatu string diantara string
================================================
<?
$a=rand (0, 9);
echo "$a";
?>
akan tampil pada browser adalah salah satu angka dari 0 sampai 9
################################
SINTAK [VARIABLE GLOBAL]
################################
Macam - macam variable global :
$_SERVER['HTTP_USER_AGENT']; : mendeteksi agent / browser & OS
$_SERVER['REQUEST_URI']; : mendeteksi lokasi file yang dibuka
$_SERVER['PHP_AUTH_USER']; : mendeteksi user yang aktif
$_SERVER['HTTP_REFERER']; : mendeteksi alamat file sebelumnya
$_SERVER['HTTP_VIA']; : mendeteksi koneksi pengunjung
$_SERVER['REMOTE_ADDR']; : mendeteksi ip local
$_SERVER['HTTP_X_FORWARDED_FOR']; : mendeteksi ip proxy
Salam Azaret
*www.w3schools.com
*www.ilmuwebsite.com
*www.ilmukomputer.org
*www.javascriptkit.com
Belajar Dasar PHP

Belajar Dasar PHP

12:10 PM 0
Anda ingin membuat website dinamis? maka anda perlu mempelajari bahasa pemrograman web server seperti ASP.net, PHP, JSP, Perl, Python, RoR (Ruby on Rails) dan masih banyak lagi. Anda tidak perlu mempelajari semuanya cukup pilih saja salah satu. Dan jika anda memilih PHP, maka anda berada diwebsite yang tepat. Jika anda memilih lainnya silahkan browsing lagi di Google, karena saya belum menguasainya (saya bilang belum karena saya berencana mempelajarinya, hanya saja tidak ada waktu untuk mempelajarinya).

Apa itu PHP?

Salah satu alasan PHP menjadi sukses seperti sekarang ini adalah karena kemampuannya yang menakjubkan. PHP dapat berkomunikasi dengan berbagai macam database dan mengenal semua protokol internet. PHP mudah digunakan dan cepat. Class-class / fungsi-fungsi PHP dapat anda temukan dengan mudah di internet. Apabila anda ingin membuat web dinamis dan belum tau caranya, PHP adalah bahasa pemrograman yang tepat.
PHP merupakan kependekan dari HyperText Preprocessor, awalnya merupakan kependekan dari Personal HomePage. PHP Merupakan bahasa pemrograman yang biasanya ditulis bersama kode HTML. Tidak seperti HTML yang langsung dikirim ke browser, script PHP di parsing dulu oleh PHP binary dalam komputer server. Elemen HTML dibiarkan tetapi kode PHP di eksekusi terlebih dahulu dan hasilnya dalam bentuk HTML dikirim ke browser pengguna. Kode PHP mampu menjalankan perintah database, membuat gambar, membaca dan menulis file, serta kemampuan lainnya yang tidak memiliki batas.
PHP 4 akan dihentikan pengembangannya pada Desember 2007, tapi tenang saja pengguna PHP 4 diseluruh dunia masih diatas 80% dibanding PHP versi lainnya.
Pada saat artikel ini ditulis, PHP telah memasuki versi 5, tetapi versi 4 nya masih banyak digunakan. Bahkan versi 6 Alpha telah keluar sejak akhir 2006. Pada versi 5 keatas PHP telah memiliki konsep OOP (Pemrograman Berorientasi Objek) yang cukup bagus dan sebanding dnegan Java. Jadi jika anda menggunakan PHP 5 anda harus terbiasa dengan konsep OOP. Saya akan membahas konsep OOP lain kali, disini kita menggunakan PHP 4 dan tidak menggunakan konsep OOP. Jadi sangat cocok bagi anda yang merupakan pemula dan ingin belajar PHP.

Cara menginstall PHP

Sudah cukup kita ngomongin PHP, sekarang sebelum kita dapat menggunakan PHP pertama-tama kita perlu menginstall PHP pada komputer kita. PHP dapat dijalankan di berbagai macam sistem operasi dan servers. PHP dapat berjalan di Windows, Unix, Linux dan Macintosh. PHP juga dapat bekerja pada berbagai macam web server termasuk Apache (Apache merupakan opensource dan pasangan sehidup semati dengan PHP), Microsoft IIS (Internet Information Server), Website Pro, iPlanet dan Microsoft PWS (Personal Web Server). Disini kita akan menginstall PHP didalam Windows XP menggunakan server Apache.
Cara termudah menginstall PHP adalah dengan menggunakan appserv. Appserv merupakan sebuah paket untuk Windows dimana didalamnya terdapat :
  • Apache Web Server
  • PHP Script Language
  • MySQL Database
  • Zend Optimizer
  • phpMyAdmin Database Manager
Daripada kita mendownload satu-satu, lebih mudah kita menggunakan apsserv, karena didalamnya sudah terdapat semua. Anda tinggal download dan install.
Pertama-tama bukalah http://www.AppServNetwork.com dan download Appserv versi terbaru. Setelah itu jalankan filenya dan akan muncul layar seperti dibawah ini:
Layar Selamat datang
Klik Next aja.
Pilih Folder Instalasi
Ini merupakan default folder dimana anda akan menginstall Appserv. Saya sarankan biarkan saja menggunakan folder defaultnya tidak usah diubah. Klik Next
Pilih tipe Instalan
Pilihlah typical dan klik Next
Setting Localhost
Biarkan saja Server Name nya dengan localhost dan Port nya 80. Klik Next
Username dan Password untuk mengakses MySQL
Pilihlah Username dan Password untuk mengakses database MySQL. Isi sesuka anda, asal anda jangan lupa dengan username dan passwordnya. Kemudian klik Next, selesailah sudah. Anda sudah berhasil menginstall PHP pada komputer anda. Bagaimana mudah bukan.
Sekarang buka browser anda dan ketik 'localhost', maka browser anda akan menjadi seperti ini:
Tampilan Localhost Appserv
Selamat, PHP sudah terinstall pada komputer anda. Sekarang mari kita mencoba beberapa kode PHP.

PHP pertama saya begitu menggoda

Perlu di ingat jika anda membuat file PHP, maka anda perlu menyimpannya di folder c:\appserv\www\folderanda. Sekarang buka Windows explorer dan buka c:\appserv\www setelah itu buatlah folder dan beri nama folder tersebut 'contoh'. Seperti dokumen HTML, PHP merupakan file text. Karena itu anda dapat membuatnya dengan text editor seperti Notepad atau BBEdit untuk MacOS atau Vi dan Emacs untuk Unix/Linux. Saya pribadi menyukai Editplus atau PHPEdit karena software tersebut memiliki sintax highlighting yang memudahkan kita.
Engine PHP akan mengeksekusi kode PHP setelah (<?) sampai ketemu dengan (?>), jika kode PHP anda benar maka hasilnya akan ditampilkan, tetapi apabila salah maka terdapat pesan error dengan memberi tahu anda pada baris berapa terdapat error nya. Sekarang buka teks editor favorit anda dan cobalah kode berikut ini:
<?
print ("Hello World!");
?>
Sekarang simpan file tersebut di to c:\appserv\www\contoh\hello.php. Buka browser anda dan jalankan 'http://localhost/contoh/hello.php'. Maka pada browser anda akan tampil seperti ini:
Tampilan kode PHP Hello World
print() merupakan fungsi untuk mengoutput data. Apa saja yang dituliskan oleh print() akan ditampilkan pada browser. print() merupakan salah satu fungsi yang terdapat dalam PHP untuk menampilkan data, biasanya dimodifikasi dengan data yang dimasukkan, Dalam kasus ini anda menjalankan fungsi print() yang berisi sekumpulan karakter (Hello World) atau disebut String. String harus diapit oleh tanda ".
Setiap baris dari kode PHP selalu diakhiri dengan tanda titik koma " ; "
Anda dapat memasang kode PHP didalam HTML, cukup seperti ini:
<html>
<head>
<title>My first PHP</title>
</head>
<body>
<?
print "Hello <b>World</b>";
?>
</body>
Tetapi anda tidak bisa menyimpannya dalam format .html, anda harus menyimpannya dalam format .php

Comments

Sama seperti HTML, anda pun bisa menuliskan komentar di kode PHP anda. Untuk menuliskan komentar satu baris pada PHP harus diawali dengan dua tanda // atau sebuah tanda #. Semua teks setelah tanda tersebut tidak akan dibaca oleh PHP. Jika anda ingin menuliskan komentar lebih dari satu baris anda dapat menggunakan tanda /* dan diakhiri dengan tanda */. Contoh:
<?
// Ini merupakan kode pertama sayaprint ("Hello World!");
?>

Variables

Variabel merupakan sebuah tempat yang anda definisikan untuk menyimpan sebuah nilai. Variabel mempunyai nama yang anda definisikan dan diawali dengan tanda $. Nama variabel bebas anda dapat menuliskan dengan karakter, angka dan garis bawah "_". Nama variabel tidak boleh mengandung spasi atau karakter lain selain angka dan huruf. Contoh:
<?
$nama="bobi";
$umur=30;
$negara="Indonesia";
print "Halo nama saya $name, saya $age tahun dan tinggal di $country";
?>
Hasil:
Halo nama saya bobi, saya 30 tahun dan tinggal di Indonesia
Sudah dapet maksudnya? Jika anda lihat kode diatas, kita membuat variabel nama yang diisi dengan teks "bobi", kita kuga membuat variabel umur dan negara. Maka apabila kita menulis $umur didalam fungsi print maka yang ditampilkan adalah isi dari variabel tersebut. Kita juga dapat mengisi variabel dengan variabel yang lain serta dapat memanipulasinya. Ini contohnya:
<?
$x=3;
$y=4;
$hasil=$x+$y;
print "$x + $y = $hasil<br>";
$firstname="Dhimas";
$lastname="Ronggobramantyo";
$fullname="$firstname $lastname";
print "Nama saya adalah $fullname";
?>
Hasil:
3 + 4 = 7
Nama saya adalah Dhimas Ronggobramantyo
Jika anda lihat pada variabel "hasil" kita mengisinya dengan variabel x ditambah variabel y. Kita melakukan manipulasi yaitu menambah nilai variabel x dan y yang hasilnya disimpan pada variabel hasil. Sebelum anda meneruskan, coba anda pahami terlebih dahulu mengenai variabel, cobalah untuk mengubah kode-kode yang ada.

Array

Array merupakan sekumpulan elemen yang memiliki tipe yang sama. Di dalam array data tersimpan dengan menggunakan index untuk memudahkan pencarian kembali data tersebut. Variabel hanya memiliki sebuah nilai sedangkan array dapat mempunyai sejumlah nilai. Data dalam suatu array disebut elemen-elemen array. Semua elemen array yang tersimpan mempunyai tipe data yang sama. Array dapat berdimensi satu atau lebih (multidimensi). Oke sekarang cobalah contoh berikut ini:
<?
$name[0]="James";
$name[1]="Bobi";
$name[2]="Robert";
print "Halo nama saya $name[0] dan teman saya adalah $name[2]";
?>
Hasil:
Halo nama saya James dan teman saya adalah Robert
Mirip dengan variabel kan, hanya saja terdapat kurung siku atau dikenal dengan istilah vektor untuk membedakan antara $name yang satu dengan yang lain. Untuk membuat array anda dapat menggunakan cara lain yaitu menggunakan fungsi array(). Contoh:
$name = array("James", "Bobi", "Robert");
Pada bagian vektor (yang didalam kurung siku) tidak hanya dapat di isi angka saja tetapi juga dapat di isi oleh teks. Contoh:
<?
$country["james"]="United States";
$country["bob"]="United Kingdom";
$country["robert"]="Singapore";
print "Hallo $country[james]";
?>

If statement

Belajar pemrograman tidak akan lengkap jika belum ada if. Fungsi if digunakan untuk membuat berbagai ekspresi yang berbeda, apabila ekspresinya benar maka kode yang didalam ekspresi tersebut akan dijalankan. Untuk gampangnya perhatikan diagram kode diabawah ini:
if ( expression 1 )
{
// kode yang dijalankan apabila ekspresi 1 benar
}
elseif ( another expression 2 )
{
// kode yang dijalankan apabila ekspresi 1 salah
// dan ekspresi 2 benar
else
{
// kode yang dijalankan apabila ekspresi 1 dan 2 salah
}
Apabila ekspresi 1 bernilai benar maka kode didalamnya akan dijalankan, dan setelah itu selesai. Tetapi apabila ekspresi 1 salah maka program akan membaca ekspresi 2, apabila ekspresi 2 maka kode didalamnya akan dijalankan dan selesai. Tetapi apabila ekspresi 2 salah maka program akan menjalankan kode yang berada didalam else karena semua ekspresi sebelumnya salah. Anda dapat menambahkan elseif sebanyak apapun yang anda mau. Cobalah kode berikut ini:
<?
$x=3;
if ($x > 5) {
   
print "$x lebih besar dari 5";
} else if ($x < 5) {
   
print "$x lebih kecil dari 5";
} else if ($x == 5) {
   
print "$x sama dengan 5";
} else {    print "$x bukan merupakan angka";}
?>
Variabel $x menyimpan nilai yaitu "3". Angka "3" tidak lebih besar dari "5", Maka ekspresi pertama akan dilewati. Pada elseif berikutnya diuji apakah 3 < 5, tentu saja hasilnya benar. Maka blok kode didalamnya akan dijalankan. Cobalah untuk mengganti nilai variabel $x agar mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Pahamilah  perbedaannya. Contoh lainnya:
<?
$score=67;
if ($score < 20) {
print "Nilai anda: $score, anda dapat E";
}
elseif ( ($score > 20) && ($score < 40) ) {
print "Nilai anda: $score, anda dapat D";
}
elseif ( ($score > 40) && ($score < 60) ) {
print "Nilai anda: $score, anda dapat C";
}
elseif ( ($score > 40) && ($score < 80) ) {
print "Nilai anda: $score, anda dapat B";
}
else {
print "Nilai anda: $score, anda dapat A";
}
?>

Switch Statement

Perintah switch merupakan alternatif pengganti dari If. Perintah switch akan menyeleksi kondisi yang diberikan dan kemudian membandingkan hasilnya dengan konstanta-konstanta yang ada didalam case. Pembandingan akan dimulai dari konstanta pertama sampai terakhir. Jika kondisi ditemukan maka program akan membaca kode didalam konstanta tersebut, dan ketika bertemu perintah break; maka program akan keluar dari fungsi switch. Untuk lebih jelasnya perhatikan diagram kode berikut ini:
switch ( expression )
{
case result1:
// Kode akan dijalankan apabila ekspresi sesuai dengan result1
break;
case result2:
// Kode akan dijalankan apabila ekspresi sesuai dengan result1
break;
default:
// Kode akan dijalankan apabila break tidak dijalankan
}
Pada dasarnya mirip dengan if, coba anda perhatikan contoh berikut ini:
<?
$sex=cowok;
switch ( $sex )
{
    case "cowok":
        print "Saya cowok";
        break;
    case "cewek":
        print "saya cewek";
        break;
    default:
        print "Saya bukan cowok/cewek 
tapi 
$sex";
}
?>

Pengulangan (while)

Fungsi while digunakan untuk melakukan pengulangan suatu blok kode. Jumlah pengulangan yang terjadi tergantung dari ekspresi yang ditentukan. Anda akan sering menggunakan fungsi while untuk mengambil data dari database. Blok diagram kode while kira-kira seperti ini:
while (ekspresi)
    Kode yang diulang
endwhile;
Inilah contohnya:
<?
$i=1;
while ($i <= 10) {
   
echo "Loop $i<br>";
   
$i++;
}
?>
Hasil:
Loop 1
Loop 2
Loop 3
Loop 4
Loop 5
Loop 6
Loop 7
Loop 8
Loop 9
Loop 10
autoincrement (++) dan autodecrement (--) sama saja artinya dengan menjumlahkan/mengurangkan nilai variabel dengan nilai satu, jadi jika kita memiliki variabel i yang bernilai 1 kemudian kita menjalankan $i++; maka nilai i akan menjadi 2. Pada kode diatas pertama-tama kita memberi nilai variabel i dengan 1. Kemudian dibawahnya ada kode while yang artinya jika nilai i lebih kecil sama dengan 10 maka kode yang berada didalam while akan dijalankan. Karena nilai i adalah 1 maka kode dijalankan yaitu mencetak teks Loop dan nilai variabel i yaitu 1. Setelah itu kode berikutnya adalah $i++; yang berarti nilai i menjadi 2.
Kembali mengecek apakah nilai i (yaitu 2) lebih kecil 10? karena benar maka kode didalam while dijalankan yaitu mencetak Loop dan nilai variabel i yaitu 2. Setelah itu kode berikutnya adalah $i++; yang berarti nilai i menjadi 3. Begitu seterusnya hingga nilai i betambah terus sampai ekspresi while salah (yaitu saat nilai i tidak lebih kecil dari 10) dan kode didalam tidak dijalankan.
Perlu di ingat apabila kita tidak memasang kode $i++; maka nilai i akan selalu 1 tidak bertambah sehingga kondisi i lebih kecil selalu tercapai dan pengulangan tidak berhenti. Hal ini akan membuat sistem berhenti bekerja, karena terus melakukan pengulangan.

Pengulangan (for)

Perintah for digunakan untuk mengulang perintah dengan jumlah pengulangan yang sudah diketahui. Pada perintah for anda tidak perlu menuliskan kondisi untuk diuji. Anda hanya menuliskan nilai awal dan akhir variabel penghitung. Nilai variabel penghitung ini akan bertambah atau berkurang setiap kali sebuah pengulangan dilakukan. Karena itu pengulangan yang tidak berhenti (seperti dalam kasus while) tidak akan terjadi. Diagram kodenya seperti ini:
for ( variable awal; ekspresi; variabel increment/decrement )
{
// Kode yang dijalankan
}
Ekspresi pertama merupakan variabel awal / nilai awal, sedangkan yang kedua merupakan kondisi yang harus dicapai agar pengulangan dilakukan, sedangkan yang ketiga merupakan peningkatan/penurunan nilai variabel. Contoh diatas yang menggunakan while jika kita menggunakan for akan seperti ini:
<?
for ($i=1; $i<=10; $i++) { 
echo "Loop $i<br>";
}
?>
Hasil:
Loop 1
Loop 2
Loop 3
Loop 4
Loop 5
Loop 6
Loop 7
Loop 8
Loop 9
Loop 10

Fungsi

Fungsi merupakan sekumpulan kode yang dapat kita panggil kembali. Ketika dipanggil maka kode-kode didalam fungsi tersebut akan dijalankan. Dengan menggunakan fungsi, program akan lebih mudah dibaca dan kita tidak perlu menulis kode yang sama berkali-kali. Kita dapat mengirimkan nilai variabel kedalam fungsi dan ketika fungsi selesai dijalankan nilai variabel tersebut dapat kita ambil kembali. Oke untuk lebih jelasnya, misalkan kita memiliki kode PHP seperti ini:
<?

$i=7;
$a=9;
$x=$i+$a;
print "$x<br>";

$i=7;
$a=9;
$x=$i+$a;
print "$x<br>";

$i=7;
$a=9;
$x=$i+$a;
print "$x<br>";

$i=7;
$a=9;
$x=$i+$a;
print "$x<br>";

$i=7;
$a=9;
$x=$i+$a;
print "$x<br>";
?>
Jika kita menulis kode tersebut, kita telah membuang-buang waktu karena kita menulis kode yang sama sebanyak 5 kali. Jika kita menggunakan function() maka kita cukup menulisnya sekali saja, dan sisanya tinggal memanggil fungsi tersebut. Oke sekarang kita coba buat kode diatas menggunakan fungsi:
<?
function myfunction() {
$i=7;
$a=9;
$x=$i+$a;
print "$x<br>";
}

myfunction();
myfunction();
myfunction();
myfunction();
?>
Kita membuat fungsi dengan nama myfunction, kita bebas memberikan nama untuk fungsi yang kita buat. Didalam fungsi myfunction terdapat sekumpulan kode. Nah untuk memanggil fungsi myfunction kita cukup menulis nama fungsinya saja yaitu myfunction();
Anda juga dapat mengirim variabel kedalam sebuah fungsi. Misal anda memiliki kode seperti dibawah ini yang dibuat tanpa fungsi:
<?
$i=1;
$j=2;
$x=$i+$j;
print "$x<br>";

$i=3;
$j=4;
$x=$i+$j;
print "$x<br>";

$i=5;
$j=6;
$x=$i+$j;
print "$x<br>";

$i=7;
$j=8;
$x=$i+$j;
print "$x<br>";
?>
Seperti yang anda lihat pada kode diatas sama semua hanya saja nilai variabelnya berbeda, kita dapat membuat fungsi dimana nilai variabelnya bisa kita masukkan. Seperti ini kodenya jika kode diatas dibuat menggunakan fungsi:
<?
function anotherfunction($i,$j) {
$x=$i+$j;
echo "$x<br>";
}

anotherfunction(1,2);
anotherfunction(3,4);
anotherfunction(5,6);
anotherfunction(7,8);
?>
function anotherfunction($i,$j). $i dan $j adalah variabel yang memiliki nilai 1 dan 2 ketika kita memanggil fungsi  anotherfunction(1,2) Jika kita memiliki fungsi:
function add($i,$j) {
...
}
Dan anda memanggil fungsi tersebut dengan add(1,2); maka nilai $i didalam fungsi tersebut adalah 1 dan nilai $j adalah 2.
Jika anda memiliki fungsi:
function substract($i,$j,$k) {
...
}
Dan anda memanggil fungsi substract(5,6,8); maka nilai $i = 5, $j = 6 dan $k = 8. Sekarang jika anda memanggil fungsi seperti ini:
$x=10;
substract(8,9,$x);


maka $i=8, $j=9 dan $k=10.
Bagaimana? sebelum anda lanjut akan lebih baik jika anda pahami betul mengenai fungsi, karena semakin besar kode PHP yang anda buat maka semakin banyak fungsi yang akan anda gunakan. Anda bisa saja membuat kode PHP tanpa fungsi, tetapi seperti yang saya bilang dengan fungsi anda bisa menghemat penulisan kode yang berulang-ulang.

Forms

Didalam dunia World Wide Web, form HTML merupakan tempat dimana kita bisa mengirimkan informasi dari pengguna ke server. PHP didesain agar dapat bekerja dan menerima informasi dari form HTML. Oke sekarang cobalah kode berikut ini dan simpan dengan nama form.php:
<form action="result.php" method="POST">
Name: <input type="text" name="myname" size="20"><br>
Address: <input type="text" name="myaddress" size="40"><br>
<input type="submit" name="submit" value="Send">
</form>
Sekarang tuliskan kode dibawah ini dan simpan dengan nama result.php:
<?
print "Selamat Datang, $myname.<br>";
print "Alamat anda adalah $myaddress";
?>
Jika anda buka result.php maka isi dari variabel $myname dan $myaddress kosong, karena memang belum anda deklarasikan isinya. Tetapi jika anda membuka file  form.php terdapat text field dengan nama "myname" dan "myaddress". Nah nama textfield ini akan menjadi nama variabel apabila kita mengirimkannya ke PHP. Buka form.php dan coba anda isi text nama dan alamat. Ketika tombol diklik maka variabel tersebut akan dikirim ke file post.php. Dan file post.php akan menerimanya dan menampilkannya.
Anda dapat mengirim nilai variabel tersebut ke file itu sendiri. Metode ini biasanya yang paling sering digunakan. Untuk mengirim variabel ke file dirinya sendiri ubah saja form action ke <?=$PHP_SELF?>. Cobalah kode dibawah ini dan simpan dengan nama self.php:
<html>
<head>
</head>
<body>
<?
If ($ok) {
print "Selamat Datang, $myname.<br>";
print "Alamat anda adalah $myaddress<br>";
}
?>
<form action="<?$PHP_SELF?>" method="POST">
Name: <input type="text" name="myname" size="20"><br>
Address: <input type="text" name="myaddress" size="40"><br>
<input type="submit" name="ok" value="Send">
</form>
</body>
</html>

Beberapa fungsi built in PHP

PHP memiliki buanyak fungsi didalamnya. Buanyak bukan banyak, karena memang sangat banyak. Anda dapat membaca semua fungsinya di manual PHP. Belum lagi class-class yang tersebar di internet. Dijamin anda akan menemukan apa yang anda butuhkan. Oke, kembali ke fungsi. Saya akan menerangkan 3 fungsi dalam PHP yaitu date(), strlen() dan substr().
Fungsi date() digunakan untuk menampilkan tanggal dari server. Kita bisa mengatur hasil tampilan dari date() sesuka hati kita. Inilah kode-kode yang digunakan untuk menampilkan format date():
Format Deskripsi Hasil
a 'am' atau 'pm' huruf kecil pm
A 'AM' atau 'PM' huruf besar PM
d Tanggal (dengan angka diawali dengan 0) 20
D Hari (3 huruf) Thu
F Bulan January

Jam (format 12 jam - diawali dengan 0) 03
H Jam (format 24 jam - diawali dengan 0) 20
g Jam (format 12 jam - tanpa 0) 3
G Jam (format 24 jam - tanpa 0) 20
i Menit 47
j Tanggal (tanpa 0) 3
1 Hari Thursday
L Melompati tahun ('1' untuk ya, '0' untuk no) 1
m Bulan (angka - diawali dengan 0) 01
M Bulan (3 huruf) Jan
n Bulan (angka - tanpa 0) 1
s Detik 24
U Time stamp 1142743213
y Tahun (2 digit) 06
Y Tahun (4 digit) 2006
z Jumlah hari dalam setahun (0-365) 19
Z Waktu dari GMT 0
Contoh:
<?
print "Today is ";
print date("j of F Y, \a\\t g.i a");
?>
Hasil:
Today is 11 of October 2007, at 11.42 am
Bagaimana? mudah bukan untuk menampilkan tanggal pada PHP, sekarang kita pelajari strlen()
strlen() digunakan untuk mengetahu panjang dari string atau jumlah karakter dalam string. strlen() memerlukan masukan berupa string dan akan mengembalikan nilai yang merupakan jumlah karakter dalam string tersebut.
substr() digunakan untuk memotong suatu string dengan menentukan posisi karakter awal dan jumlah karakter yang akan dipotong. Daripada bingung cobalah kode berikut ini:
<?
$text="Computer";
print strlen("$text");
print "<br>";
print substr("$text",3);
print "<br>";
print substr("$text",3,3);
?>
 
Hasil:
8
puter
put

Bagaimana? mudah kan. Semua yang telah anda baca, mulai dari menginstall hingga bagian ini merupakan dasar-dasar dari PHP dan masih banyak lagi yang harus dipelajari. Tetapi karena anda telah mengetahui dasarnya, maka tidak akan terlalu sulit apabila anda ingin mempelajari PHP lebih dalam lagi.